Notification texts go here Contact Us

Hendak Ambil Mobilnya Sendiri, Pemilik Rental Tewas Dimassa Warga Dikira Maling di Pati

Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated

PERINGATAN! : KONTEN GRAFIS

Rekaman Video : https://pixeldrain.com/l/beBhskXk

Pemilik Rental Mobil Tewas Dikeroyok Warga. (Foto/Ist.)


PATI - Empat orang dari Jakarta yang sedang melacak dan hendak mengambil mobil rentalan di Sukolilo, Kabupaten Pati, dihajar massa. Mereka disangka maling hingga dihajar sampai salah satu korban meninggal dunia. Padahal, mereka hendak mengambil mobilnya sendiri.

Kejadian tersebut sempat ramai di media sosial dan di grup WhatsApp. Pada media sosial, tersebar beberapa potongan video.

Video itu memperlihatkan empat orang yang terlihat lemah usai dihajar. Mereka diduga maling mobil di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, pada Kamis (6/6). Tak hanya itu mobil yang digunakan empat orang itu juga dibakar massa yang mengira mereka adalah maling mobil.


Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan di lokasi.


Sebelumnya, yakni pada Kamis (6/6/2024), media sosial tengah dihebohkan dengan video sejumlah orang yang terlihat babak belur serta sebuah mobil yang terbakar.

Pada video tersebut, empat orang pria yang dihajar massa sampai babak-belur dan berdarah-darah itu dicurigai sebagai pencuri mobil, Kamis (6/6/2024) siang. Mirisnya, mobil berwarna putih yang mereka kendarai ke Sumbersoko juga dibakar oleh massa.

Kasat Reskrim mengungkapkan dari hasil identifikasi, keempat orang tersebut ialah BH (52) warga Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Lalu SH (28) warga Kota Jakarta Barat, KB (54) warga Kedungbanteng Kabupaten Tegal, dan ES (37) warga Pulogadung Jakarta Timur.

Alfan menyebut bahwa BH meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Kayen. Sedangkan SH, KB, dan ES saat ini luka-luka di sekujur tubuh dan dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati.

“Dari hasil penyidikan yang kami lakukan, keterangan dari korban pengeroyokan yang masih bisa kami interogasi, awal mula mereka berangkat dari Jakarta menuju Pati, diajak saudara BH untuk mengambil mobil rentalan milik saudara BH,” jelasnya.

Dari pelacakan GPS, mobil tersebut berada di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati. Empat orang itu pun mendatangi lokasi dengan mengendarai mobil Sigra berwarna putih.

“Tiba di lokasi, mereka menemukan mobil itu dan langsung mengambilnya dengan kunci cadangan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” imbuh Alfan.

Saat ditemukan, Mobilio berwarna putih itu terparkir di depan rumah warga bernama Aris.

Namun naas, warga yang tidak tahu menahu itu pun melihat empat orang tersebut sambil meneriaki maling sehingga mereka dikejar hingga dianiaya oleh massa.

Polisi yang menerima laporan segera datang meredam amuk massa dan melakukan evakuasi terhadap korban.

“Pukul 18.30, salah satu korban yakni BH dinyatakan meninggal dunia di RSUD Kayen. Sementara tiga korban lainnya dirujuk ke RSUD Soewondo. 

Menurut keterangan korban yang masih hidup, mobil rental tersebut ialah milik BH”, paparnya.

Alfan menjelaskan, menurut keterangan AG (Aris-red.) yang pihaknya periksa sebagai saksi, mobil tersebut dia pinjam dari saudaranya.

Dengan adanya korban luka dan meninggal ini, Alfan menegaskan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan lanjut. Saat ini, polisi telah menahan dua orang yang diduga sebagai provokator terkait pengeroyokan ini.

Sementara, warga Sumbersoko yang rumahnya jadi tempat parkir mobil, Aris, mengatakan bahwa mobil tersebut dia pinjam dari seorang teman.


“Terjadi sekitar pukul 13.00. 

Saat itu saya kerja, tidak di rumah. Istri dikabari warga, mobil dibawa kabur sama para pelaku,” ungkap Aris saat dikonfirmasi di kediamannya, Kamis (6/6/2024) malam.

Dia menyebut, siang saat kejadian, mobil yang dia pinjam dari seorang teman itu tengah terparkir di depan rumah. 

Sementara, kuncinya berada di dalam kamar.

“Mobilnya sudah dibawa pemilik aslinya. Itu bukan mobil saya. Saya cuma pinjam,” pungkasnya.


Untuk melihat video tanpa link bisa langsung kunjungi channel telegram kami:

Shock/Gore/Creepy/Disturbing/Facts/News/TrueCrime/Caught On Video. Blog ini memuat berita, foto, video atau insiden mengerikan dari berbagai tempat di dunia.

4 komentar

  1. Kalo udh gini siapa coba yang mau tanggung jawab
    1. Ya orang pati lah, kan sdm rendah 🤣
  2. Kesel bngt gua ngliat orang2 tolol Kya gni, apa salahnya tangkep trus bicarain baik2 klo seandainya diduga maling.. kasian si korban blm sempat jelasin, sudah rugi hampir kehilangan materi(mobil)
  3. Ngambil barang tanpa permisi yo wajar disangka maling, padahal ada kesempatan untuk menjelaskan ke warga yg emosi terutama saat digiring gitu, apa sama2 ngotot yk? Sama kyk nanam di tanah sengketa ini
Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.