Notification texts go here Contact Us

Sadis! Pemuda di Sukabumi Tega Bunuh Ibu Kandung Pakai Garpu Tanah

Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated

REKAMAN VIDEO "WARNING! (SENSITIVE CONTENT)"
Video:

Inas (43 tahun), warga Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi,  ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan usai dibunuh oleh anak kandungnya, Rahmat alias Herang (25 tahun), Senin sore, 13 Mei 2024.

Teganya, korban dihabisi di dalam kamar rumah oleh pelaku pakai garpu sawah. Peristiwa ini baru diketahui warga pada Selasa (14/5/2024) sekitar pukul 04.00 WIB setelah pelaku memberi tahu tetangga.

"Ketahuan tadi pagi sekitar jam 04.00 WIB, pembunuhannya dari kemarin jam 17.00 WIB, semalaman si pelaku itu melamun di depan rumahnya. Tadi Subuh tiba-tiba dia memberikan uang ke tetangganya. Ditanya kenapa belepotan darah, dia menjawab baru bunuh ibu, kemudian dia minta tolong untuk dibunuh," kata H Deris, tokoh masyarakat setempat.

Mendengar jawaban pelaku, warga tersebut bergegas mengecek ke dalam rumah. Saat itu ia kaget bukan main melihat pemandangan mengerikan. Tubuh Inas tergeletak di dalam kamar bersimbah darah.

Deris menduga pelaku sempat menyesali perbuatannya, namun kondisinya seperti orang kebingungan. Melihat penampakan mengerikan itu, warga kemudian melapor ke polisi, sampai akhirnya pelaku ditangkap sekitar pukul 08.00 WIB.

"Warga laporan ke polsek terdekat, datang Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tim Polsek datang sekitar pukul 08.00 WIB, pelaku diamankan," ujar Deris.

“Pelaku menghabisi nyawa ibu kandungnya dengan menggunakan garpu alat pertanian, yang dipakai di sawah atau di kebun,” kata Kapolsek Kalibunder, Iptu Taufick Hadian.
Kapolsek Kalibunder Iptu Taufick Hadian saat menunjukan barang bukti anak bunuh ibu pakai garpu sawah. (Sumber : sukabumiupdate.com)

Taufick mengatakan, barang bukti garpu sawah ditemukan disimpan di dalam dapur dan masih terdapat bercak tanah.

Alat bukti tersebut kini sudah dibawa bersama pelaku ke Mapolres Sukabumi. Adapun korban sudah dibawa ke RSUD Syamsudin SH untuk dilakukan otopsi.

Untuk motif, Taufick membantah isu bahwa pelaku minta dibelikan motor sehingga memicu aksi keji tersebut.

"Banyak isu bahwa motif pelaku ingin sepeda motor, itu tidak benar. Pelaku hanya mengatakan kesal saja," tandasnya.

Shock/Gore/Creepy/Disturbing/Facts/News/TrueCrime/Caught On Video. Blog ini memuat berita, foto, video atau insiden mengerikan dari berbagai tempat di dunia.

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.