Notification texts go here Contact Us

Bom Bunuh Diri Meledak Saat Pertemuan Politik di Pakistan Menewaskan 44 Orang

Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated


Bom bunuh diri meledak hingga mengakibatkan 44 orang tewas di Pakistan. Peristiwa itu terjadi dalam sebuah konvensi politik yang diselenggarakan partai Islam di barat laut negara tersebut.

Dilansir dari CNN, Senin (31/7/2023), selain korban tewas lebih dari 100 orang terluka. Selanjutnya 17 orang kritis dalam serangan yang menargetkan anggota partai Jamiat Ulema-e-Islam-Fazl (JUI-F), yang berkumpul di kota Khar, dekat perbatasan dengan Afghanistan.

Polisi setempat menyebutkan penyerang meledakkan bahan peledak di dekat panggung konvensi.

Sejauh ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Akan tetapi, cabang lokal ISIS sebelumnya menargetkan para pemimpin partai JUI-F karena menganggap mereka murtad.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, "mengutuk keras" ledakan tersebut.

Investigasi kini dilakukan, kantor perdana menteri juga sudah meminta laporan dari Menteri Dalam Negeri Rana Sanaullah dan pemerintah Khyber Pakhtunkhwa, ujar Shehbaz dalam pernyataannya.

Seorang saksi mengatakan lebih dari 500 orang menghadiri kebaktian ketika ledakan terjadi.

"Ledakan dahsyat membuat saya pingsan," kata Rahim Shah kepada Dawn.com. Ketika dia datang, ada "orang-orang berteriak dan bahkan ada tembakan," katanya.

Diketahui, partai-partai politik Pakistan memulai persiapan kampanye menjelang pemilu yang dijadwalkan akhir tahun ini.

***

REKAMAN VIDEO:

GAMBAR:


Shock/Gore/Creepy/Disturbing/Facts/News/TrueCrime/Caught On Video. Blog ini memuat berita, foto, video atau insiden mengerikan dari berbagai tempat di dunia.

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.